Refleksi Wawasan Nusantara dalam Konteks Global ( tugas mandiri 10 )
Nama: Ahmad Dumiyati Musaddad
NIM: 43125010220
Mata Kuliah: Kewarganegaraan
Pendahuluan
Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia yang menekankan kesatuan wilayah, rakyat, dan bangsa berdasarkan Pancasila serta UUD 1945, mencakup aspek politik, ekonomi, sosial-budaya, dan hankam untuk mencapai tujuan nasional. Di era globalisasi yang membawa arus informasi, ekonomi, dan budaya asing, serta keberagaman budaya Indonesia yang bersifat Bhinneka Tunggal Ika, konsep ini menjadi krusial untuk menjaga identitas nasional. Esai ini berargumen bahwa Wawasan Nusantara berfungsi sebagai filter strategis dan integrator utama untuk menghadapi globalisasi sebagai ancaman sekaligus peluang, serta mengelola keberagaman sebagai kekuatan nasional, sehingga memperkuat ketahanan bangsa.
Wawasan Nusantara dan Tantangan Globalisasi
Globalisasi menghadirkan peluang seperti kemajuan iptek dan persaingan ekonomi, tetapi juga ancaman berupa erosi identitas nasional, ideologi Pancasila, dan masuknya budaya asing yang dapat melemahkan moralitas masyarakat. Wawasan Nusantara, khususnya melalui prinsip Kesatuan Politik dan Kesatuan Ekonomi, bertindak sebagai benteng pertahanan ideologi dengan menyatukan visi geoekonomi nusantara, memungkinkan Indonesia memanfaatkan peluang global seperti kerjasama internasional tanpa kehilangan jati diri. Secara pribadi, sebagai mahasiswa yang sering terpapar tren global seperti media sosial, Wawasan Nusantara mengajarkan saya untuk memfilter konten asing dengan prioritas kesatuan nasional, misalnya dalam mendukung produk lokal melalui gerakan ekonomi kerakyatan daripada mengikuti tren impor semata, sehingga memperkuat ketahanan individu terhadap homogenisasi budaya.
Wawasan Nusantara dan Kekuatan Keberagaman Budaya
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau dan ratusan suku bangsa mewujudkan realitas Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman SARA berpotensi menjadi sumber konflik jika tidak dikelola. Wawasan Nusantara, melalui prinsip Kesatuan Sosial-Budaya dan Asas Wasantara (solidaritas, keadilan, kepentingan sama), berfungsi sebagai integrator yang mengubah keberagaman menjadi modal kekuatan nasional, mencegah disintegrasi dengan menekankan harmoni antar-etnis dan pelestarian budaya lokal di tengah pengaruh global. Sebagai mahasiswa, peran saya adalah menjadi agen perubahan di kampus melalui kegiatan diskusi multikultural atau proyek kolaborasi antar-daerah, misalnya mengorganisir forum yang menerapkan asas Wasantara untuk menyelesaikan isu SARA, sehingga menjaga keharmonisan masyarakat majemuk.
Penutup
Wawasan Nusantara secara efektif menyaring dampak globalisasi melalui kesatuan politik-ekonomi sambil mengintegrasikan keberagaman budaya via prinsip sosial-budaya dan Asas Wasantara, menjadikannya konsepsi vital untuk ketahanan nasional. Konsep ini tetap relevan di masa depan untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Saya berkomitmen menerapkannya secara pribadi dengan aktif mempromosikan nilai-nilai ini di lingkungan kampus dan masyarakat melalui tulisan serta aksi nyata demi persatuan bangsa.
Daftar Pustaka
Peran Dan Implementasi Wawasan Nusantara Pada Mahasiswa Di Era Globalisasi. (2025). Scribd. https://id.scribd.com/document/647235841/Peran-Dan-Implementasi-Wawasan-Nusantara-Pada-Mahasiswa-Di-Era-Globalisasiscribd
Pentingnya Wawasan Nusantara dan Fungsi Penerapannya. (2024). Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pentingnya-wawasan-nusantara-fungsi/gramedia
Hakikat Wawasan Nusantara dalam Menghadapi Globalisasi. (2023). Kumparan. https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/hakikat-wawasan-nusantara-dalam-menghadapi-globlisasi-20npypJz6Sukumparan
Komentar
Posting Komentar